141 views

Lemah Modal Sosial dan Ekonomi, Caden Di Lampung Belum Signifikan

HARIANFOKUS.com – Pengamat politik Lampung, Hertanto menilai berdasarkan pengalaman pilkada sebelumnya, pasangan calon perseorangan atau caden belum menunjukan hasil yang signifikan, baik dari segi perolehan jumlah suara maupun kemenangan.

Dijelaskan Ketua Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan Fisip Unila ini, di Lampung satu-satunya pasangan caden yang pernah memenangkan pilkada adalah Satono & Erwin Arifin pada Pilkada Kab. Lampung Timur tahun 2010.

“Pada Pilkada Kota Metro tahun 2015 ada dua paslon caden tapi perolehan suara masing-masing masih dibawah 12%; yaitu Paslon Supriyadi/Megasari & Okta Novandra Jaya/Wahadi Saeri,” ungkap Hertanto saat diwawancarai, Selasa (29/10).

“Sedangkan pada Pilkada Kab.Pesisir Barat tahun 2015 hanya ada satu paslon caden yaitu Jamal Nasyir/Syahrial, dengan perolehan suara dibawah 15%,” tambahnya.

Umumnya, menurut Dekan Fisip Unila 2004-2009 ini, kelemahan paslon caden untuk bersaing dengan paslon yang diusung parpol terutama menyangkut modal sosial.

“Misalnya, ketokohan, jaringan ormas, popularitas, dll. Serta modal ekonomi untuk mendongkrak elektabilitasnya,” ungkapnya.

Diketahui, Lampung sendiri akan menggelar pilkada serentak di 8 kabupaten/kota pada tahun mendatang, 2020. Wilayah yang akan pilkada yakni Pesisir Barat, Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Waykanan, Lampung Timur, Metro, dan Lampung Tengah.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *