214 views

Wartawan Dikeroyok Diduga Sejumlah Preman

HARIANFOKUS.com – Telah terjadi tindakan pengeroyokan oleh segerombolan Orang yang diduga preman terhadap wartawan (Eprizal) disalah satu rumah makan Ayumi tepatnya di Kelurahan Bukit Kemuning, Lampung Utara, Rabu (5/2).

Saat dikonfirmasi Eprizal menjelaskan berawal mendapat telpon oleh seseorang yang mengaku bernama Herman. Di dalam percakapan telpon Herman mengajak Eprizal untuk bertemu dengan alasan ingin ngajak makan.

“Dan kemudian sampainya di rumah makan Ayumi di suruh ngopi dulu setelah ngopi kita ke Baradatu ke tempat Suslana. Dijawab ama Eprizal untuk apa kesana kemudian si Herman marah langsung mengayunkan godem mentahnya ke arah kepala tepatnya di bagian kening dan Eprizal berdiri melihat Eprizal berdiri Herman mencabut badik yang kemudian di lerai ole Ade Irawan salah satu rekan media dari ski online,” ceritanya.

Setelah mencabut badik yang diarah ke Eprizal dan di lerai ole Ade irawan dua rekan Herman langsung mengeroyok Eprizal memukul mengunakan godem mentah bertubi kemuka Eprizal dan mengakibatkan luka dibagian wajah dan bengkak di bagian kanan dan kiri arah bawah pipi kiri dan kanan nasib masih beruntung dari kejadian ini Eprizal tidak mengalami luka tusuk tapi hampir saja merengut nyawanya apa bila badik tidak cepat ditangkap Ade Irawan.

Setelah kejadian ini Eprizal yang bersimbah darah dan lemas langsung di larikan ke Puskesmas terdekat, untuk di lakukan pengobatan dan visum dan langsung melapor ke Polsek Bukit Kemuning mendengar inpormasi pasukan Herman inggin datang ke Polsek Bukit Kemuning.

“Kapolsek pun mengarah kan untuk ke Polres Lampung Utara dikarenakan di polsek takutnya tidak aman,”ucapnya.

Di tambahkan pula oleh Ade Irawan, andai saja tidak dilerai dan menyambar pisau milik Herman mungkin Eprizal mendapat luka tusukan oleh Herman.

Dan sebelum Herman Cs meninggalkan lokasi kejadian, Herman menantang bahwa tidak ada satupun yang bisa dan berani menangkap dirinya karna merasa dirinya tokoh dan ketua salah satu ormas di wilayahnya, dengan nada lantang dan penuh amarah.

Sampai berita ini di terbitkan belum mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian atas laporan ini, karena sedang di dalami oleh pihak kepolisian tentang perkara ini.(rizal)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *