11 views

Komisi I Panggil Kesiapan BKD Gelar CPNS

HARIANFOKUS.com – Jelang tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020, Komisi 1 DPRD Lampung lakukan rapat dengar pendapat dengan Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Lampung. Di ruang rapat Komisi kantor setempat, Selasa (28/1/2020). Rapat digelar dalam rangka mempertanyakan kesiapan dan persiapan yang sudah dilakukan.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Lampung, Mikdar Ilyas mengatakan Hearing dilakukam dalam rangka memastikan kesiapan BKD, untuk melaksanakan dan memfasilitasi para peserta tes CPNS di Februari 2020 mendatang.

Jelas, hearing tadi mempertegas dan mempertanyakan kepada BKD soal kesiapan tes penerimaan CPNS di Lampung ini. Dan tadi, BKD sudah menjawab secara keseluruhan,” kata Mikdar, usai rapat.

Selanjutnya, kata Poitisi Gerindra Lampung itu. Komisi 1 mempertanyakan sejumlah hal penting. Diantaranya, pertama, mempertanyakan tahapan – tahapan yang sudah di susun oleh BKD. Kedua, mempertanyakan soal ketakutan pelamar tentang Joki.

“Dan BKD menyampaikan, berdasarkan pengetahuan yang ada bahwa sangat kecil kemungkinan hal itu terjadi. Karena bisa terpantu langsung dan pelaksanannya terbuka. Dan mempersilahlan teman – teman wartawan memantau jalannya tes CPNS,” ujaranya.

Selanjutnya, ketiga. Komisi 1 juga berharap kedepan penerimaan CPNS untuk mengutamakan warga pribumi asli Lampung. Sehingga, kedepan persaingan yang terjadi hanya antar masyarakat lampung, tidak dengan warga luar lampung.

“Ini kita usulkan kepada BKD, karena jelas kalau ini berdampak dengan ketertinggalan pengetahuan dari daerah lain. Sehingga, BKD Harus mengusulkan ke kementrian, agar kedepan bisa bersaing dengan asal Lampung,” tegasnya.

Kemudian, yang keempat. Komisi 1 juga berharap tenaga honor yang rencananya akan dirumahkan, BKD bersama Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengusulkan obsi tidak diterapkan lampung, kepada Kementrian, dan Komisi 2 DPR RI.

“Ini kita mendorong, agar Pemprov dan BKD untuk mengusulkan. Sehingga, rencana merumahkan tenaga honorer tidak terjadi di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai,” tegasnya.

Mengenai persoalan permaian Sofware CAT terbobol. Mikdar mengaku, kekhawatiran yang di utarakan oleh peserta dan diluaran sana, dipastikan tidak akan terjadi. Hal tersebut sudah di tegaskan oleh Kepala BKD bahwa kecil kemungkinan permaian itu ada.

“Ini sudah ada kepastian dari Kepala BKD, bahwa hal itu tidak akan terjadi. Namun, kalau itu terjadi diluar kemampuan kita, maka akan kita kawal bersama – sama. Ini tugas kita semua, yang pasti persiapkan diri bagi warga Lampung semaksimal mungkin, peluang sangat terbuka. Hal – hal yang ditakutkan insya allah tidak akan terjadi,” tegasnya.(Win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *