32 views

KPU Susun Skenario Tunda Pilkada Serentak Satu Tahun

HARIANFOKUS.com – Wabah virus Corona atau Covid-19 berdampak pada pelaksanaan tahapan pilkada serentak tahun ini, 2020.

KPU pun sedang menyusun skenario untuk menunda pemungutan suara pada September tahun mendatang atau ditunda satu tahun.

Awalnya, menurut Ketua KPU RI Arief Budiman, lembaganya pilkada serentak diundur hingga Juni 2021.

Namun tidak cukup ruang karena akan mengubah tahapan yang sudah terjadwal. Mulai dari, sinkronisasi data pemilih, batasan usia pemilih hingga peserta pemilu.

“Penundaan pilkada juga harus mempertimbangkan penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).Pasalnya, pelaksanaan pilkada pada September 2020 sudah tercantum dalam UU Pilkada saat ini,” kata Arief seperti dilansir di Kompas.com.

Desakan untuk menunda pilkada serentak pun digulirkan sejumlah akademisi Lampung.

Ketua KPU Lampung, Erwan Bustomi mengaku, pihaknya siap menjalankan semua instruksi KPU RI.

“Sebagai pelaksana UU, kami siap menjalankan semua perintah UU,” ungkap dia, Senin (30/3).

Akademisi Universitas Lampung, Handi Mulyaningsih menyampaikan, merebaknya virus corona di berbagai penjuru negeri mengakibatkan beberapa tahapan jelang Pilkada harus ditunda. Khususnya tahapan yang melibatkan banyak orang.

Oleh karena itu, Handi menyarankan Pilkada serentak 2020 diundur demi kemaslahatan.

Menurut mantan Komisioner KPU Lampung ini, penundaan semacam itu telah diatur dalam Undang-Undang 10 tahun 2016 pasa 121 dan 122.

“Pada pasal 121 dijelaskan bahwa pemilihan dapat ditunda apabila di suatu wilayah pemilihan terjadi bencana alam, kerusuhan, gangguan keamanan, dan atau gangguan lainnya yang megakibatkan terganggunya seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan,” paparnya.

Untuk itu, sambung Handi, bisa dilakukan Pemilihan susulan.

“Pelaksanaan Pemilihan susulan dilakukan untuk seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilihan,” jelasnya.(hf)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *