35 views

Bicara Kiamat

“MBAK, di medsos rame dibahas kalau malam Jumat nanti bakal kiamat! Minimal terjadi huru-hara! Banyak yang dasari infonya itu dengan hadits Nabi!” kata Gilang selepas makan sahur sambil menunggu datangnya imsak dan waktu subuh.

“Iya, mbak juga tahu, dek! Rame emang soal kiamat itu jadi bahasan di medsos! Terus gimana nurut adek?” ucap Dinda.

“Justru adek mau tanya sama mbak, bener nggak malem Jumat nanti bakal kiamat?!”

“Kiamat itu pasti datang, dek! Bakal kejadian! Cuma soal kapannya, itu rahasia Allah!”

“Tapi adek baca katanya ada hadits Nabi yang sampein kalau bakal ada suara keras yang terjadi di pertengahan Ramadhan, tepatnya pada malam Jumat! Pesan berantainya gitu, mbak! Dan suara keras itu disimpulin sebagai tanda kiamat datang!” kata Gilang.

“Yang adek sampein itu penggalan dari hadits yang diriwayatin Nu’aim bin Muhammad dalam kitabnya Al-Fitan!” sahut Dinda.

“Emang gimana lengkapnya bunyi hadits itu, mbak?” tanya Gilang.

“Begini bunyinya: suara keras yang terjadi pada pertengahan Ramadhan, tepatnya pada malam Jumat, itu suara dahsyat yang nanti akan mengagetkan orang-orang yang sedang tidur! Membuat orang yang berdiri menjadi duduk! Para wanita terhempas keluar dari kamarnya! Pada malam Jumat di tahun tersebut banyak terjadi gempa bumi! Begitu bunyi hadits itu lengkapnya, dek! Nah, soal soheh atau dhaifnya hadits tersebut, mbak nggak tahu!” jelas Dinda.

“Jadi bener dong, bakal ada huru-hara minimal di malam Jumat nanti itu! Kalau pun bukan kiamat?!” sela Gilang.

“Wallahua’lam bis sowaf kalau soal itu, dek! Hanya Allah yang tahu! Terlepas dari soal hadits itu, memang, di waktu-waktu itu ada fenomena alam yang akan terjadi! Apa itu akan berdampak serius pada makhluk bumi atau nggak, ya hanya Allah yang nentuinnya!”

“Apa fenomena alam itu, mbak?!” ujar Gilang.

“Ada makhluk ruang angkasa yang dinamai asteroid 2016 HP akan dekati bumi pada Jumat dinihari nanti, dek! Saat kita solat subuh!” jelas Dinda.

“Bahaya nggak buat kita, mbak?!”

“Kalau nurut peneliti di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sih, nggak bahayakan makhluk bumi, dek! Karena asteroid itu berjarak 1,66 juta Km dari bumi!” kata Dinda.

“Asteroid itu besar nggak, mbak? Gimana kalau pecah di angkasa dan bertaburan ke bumi?” tanya Gilang. Penasaran.

“Asteroid yang disebut asteroid apollo ini sumbu setengah panjangnya emang lebih besar dibanding orbit bumi, dek! Ukurannya antara 23 sampai 52 meter! Dengan kecepatan 5,72 Km perdetik! Kita nggak usah khawatir pecahannya bakal bertaburan ke bumi, karena sebenernya setiap hari material asteroid yang jatuh ke bumi itu antara 80 sampai 100 ton!” urai Dinda.

“O gitu, mbak? Banyak juga pecahan asteroid yang jatuh ke bumi ya? Kok kita nggak rasain ya, mbak?!”

“Karena pecahan itu sudah jadi debu atau meteorit kecil sudah hancur saat sampai di atmosfir bumi!” lanjut Dinda.

“Apalagi fenomena alam yang bakal terjadi di bulan ini ya, mbak?!”

“Kamis 7 Mei lusa, akan ada hujan meteor eta aquarids, dek! Itu supermoon terakhir di tahun 2020 ini! Disebut juga sebagai bulan purnama perigean kalau istilah dunia keantariksaannya!”

“Terus apalagi, mbak?” tanya Gilang. Makin penasaran.

“Nanti di 23 Mei ada bulan baru! Atau hilal! Ini yang ditunggu umat muslim untuk nentuin Idhul Fitri! Yang paling fenomenal di 28 Mei nanti, dek!” ujar Dinda.

“Ada apa di 28 Mei nanti, mbak?!”

“Saat itu, matahari tepat berada di atas ka’bah, dek! Ini fenomena tahunan! Waktu itu bayangan benda apapun akan tegak lurus paras bumi! Akan berimpitan dengan arah kiblat setempat! Ini semua kata peneliti di LAPAN, dek! Mbak cuma ngutip aja! Soal kejadian nantinya seperti itu apa nggak, mbak nggak tahu!” kata Dinda.

“Jadi belum kiamat dong kalau gitu, mbak?” sela Gilang.

“Ya mana mbak tahu, dek! Kiamat kapan aja bisa kejadian! Semua Allah yang nentuinnya! Nanti sama-sama kita tanya pada Allah saat solat subuh ya?!” ucap Dinda sambil mengajak Gilang berwudhu untuk solat subuh berjamaah. (*)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *