30 views

Hanan: Tantangan Kedepan Lebih Berat dan Kompleks

HARIANFOKUS.COM- Bupati Tulangbawang Hanan A Rozak mengharapkan agar seluruh komponen di pemerintah kabupaten terus bekerja dan membuat langkah-langkah strategis untuk pembangunan Tuba kedepannya. Diakui Hanan kedepan tantangan pembangunan dipastikan akan lebih berat dan kompleks.

Hal ini disampaikan Hanan dalam sambutannya sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten pada tahun 2016 dengan tema “Percepatan Kinerja Pembangunan Kabupaten Tuba Berbasis Perkampungan Melalui Peningkatan Infrastruktur, Kualitas SDM, Revitalisasi Pertanian dan Pengembangan Potensi Dunia Usaha” yang digelar di Gedung Kartini Lalan Lintas Timur Kecamatan Menggala, Rabu (16/3).

 

Hanan mengatakan bahwa dalam konteks otonomi daerah dan perubahan paradigma perencanaan daerah yang berpedoman pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), maka substansi dan esensi dari sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Tuba, menjadi semakin perlu untuk dimantapkan dan disempurnakan. Tidak hanya memenuhi target normatif dan bersifat rutinitas, tetapi harus lebih menjamin penyelenggaraan pembangunan yang lebih efektif, aspiratif, dan akuntabel, serta berlandaskan pada Visi dan Misi Pembangunan Daerah yang telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tuba tahun 2013 – 2018.

“Forum Musrenbang kali ini, saya anggap sangat fundamental dan strategis, tidak hanya karena tahun 2016 merupakan tahun Keempat periode kepemimpinan Handoyo, namun karena Kabupaten Tuba, akan berusia 19 tahun tepat tanggal 20 Maret 2016, sebab tantangan kedepan yang kita hadapi akan semakin berat dan kompleks,” ungkapnya.

Maka dari itu, Hanan mengajak agar semua bekerja sekuat tenaga, berlari lebih cepat lagi, dan juga memastikan aktivitas yang direncanakan SKPD  dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tuba.

“Saya ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dan kinerjanya dalam pembangunan Kabupaten Tuba, dalam hal ini, kami patut bersyukur atas dukungan semua pihak terkait, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini kita memperoleh berbagai penghargaan baik ditingkat nasional maupun provinsi atas kinerja di berbagai bidang,” terangnya.

Kinerja pembangunan terangnya, yang telah dilaksanakan selama ini, diantaranya, Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK) dengan dana stimulan mencapai ± 93,6 Milyar, jumlah swadaya masyarakat yang terkumpul ± 22,4 milyar dan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak ± 547.187 HOK serta diperkirakan meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar ± 29,71 milyar, selama kegiatan GSMK berlangsung.

“GSMK tahun 2013-2015 antara lain pembangunan jalan Onderlaagh/Telford sepanjang 247,36 Km, Jalan Rabat Beton 30,76 Km, pemadatan tanah jalan 57,12 Km, jembatan 126 unit, gorong-gorong 565 unit, drainase 24,95 Km serta revitalisasi kawasan ibu kota Menggala, revitalisasi infrastruktur kawasan KTM di Rawa Pitu dan ditetapkannya jalan ruas Simpang Penawar – Rawa Jitu Timur menjadi Jalan Nasional, pembangunan jalan Hotmix ± 103,03 Km, jalan Lapen ± 88,57 Km, onderlaagh ± 60,03 Km, Boulevard ±18,51 Km, pembangunan sarana prasarana perumahan dan pemukiman,  pengelolaan sumberdaya irigasi, normalisasi saluran, pembangunan tanggul penangkis, peningkatan  sarana perhubungan, fasilitasi pengembangan sarana telekomunikasi dan kelistrikan,” jelas dia.

Lebih lanjut, dikatakan Hanan, pembangunan bidang pendidikan diantaranya, peningkatkan jumlah dan kualitas infrastruktur pendidikan, pemberian perlengkapan sekolah bagi siswa baru, bantuan pendidikan kepada siswa dan mahasiswa kurang mampu, peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, penghargaan pada siswa dan guru berprestasi, peningkatan kualitas proses belajar dan mengajar.

“Pada Bidang Kesehatan, peningkatan kemampuan Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap pada wilayah simpul atau pusat pertumbuhan, fasilitasi pengembangan RSUD Menggala agar mampu memberikan pelayanan optimal pada masyarakat dan peningkatan kelas menjadi rumah sakit Kelas B, bantuan biaya kesehatan kepada keluarga miskin, revitalisasi posyandu, pemberian insentif kader posyandu, peningkatan pembinaan Keluarga Berencana dan program kesejahteraan keluarga. Dan pembangunan Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, antara lain pengembangan dan revitalisasi kawasan sentra komoditas unggulan pertanian dan komoditas unggulan spesifik lokasi, revitalisasi SRG dan industri pengolahan beras (RMP) di Rawa Pitu, peningkatan pembinaan intensifikasi dan bantuan sarana dan prasarana agribisnis, peningkatan ketersediaan sarana pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, Pembangunan Ekonomi Kerakyatan, diantaranya  Revitalisasi pasar unit 2, pasar daerah dan pasar kampung/pasar tradisional, peningkatan teknologi dan fasilitasi permodalan usaha, peningkatan ketrampilan manajemen dan perluasan pasar produk koperasi dan UKM,” tutur Hanan.

Sementara itu, tidak jauh berbeda Kepala Badan Perencanaan Dearah (Bapeda) Kabupaten Tuba, Anthoni pada saat memberikan laporannya mengatakan bahwa ia mengharapakan terusnya berlangsung koordinasi dan sinergi program dengan Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pusat, dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Tuba.

Sebab, hal itu juga dilakukan guna memperoleh dukungan program dan alokasi dana yang bersumber dari DAK, APBN, Dana Tugas Pembantuan, Dana Dekonsentrasi, serta sumber-sumber dana lainnya, maka butuhnya dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung maupun pusat sangat penting dalam mengoptimalkan pembangunan di Kabupaten Tuba.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan beberapa program pembangunan strategis hasil penyerapan aspirasi dari masyarakat lalu dinsikronkan, maka diharapkan mendapatkan dukungan dan dapat difasilitasi oleh pemerintah Provinsi Lampung,” kata Anthoni dalam laporannya.

Beberapa program tersebut, Tambanya, diantaranya ialah pemeliharaan jalan dan duplikasi jembatan pada Jalan Provinsi dan Nasional, Percepatan Pembangunan Dua Jalur Lintas Timur Sumatera Ruas Jalan Astra – Cakat, pembangunan exit tol sumatera yang melintasi Kabupaten Tuba, serta Pembangunan Jalur Alternatif PKOR Tuba tembus Bawang Latak simpang LP, menghubungkan Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera dengan Jalan Nasional Lintas Pantai Timur Sumatera.

“Selain itu, Pengembangan Lanud Astra Ksetra yang dapat juga berfungsi sebagai penerbangan sipil, pengembangan Tol Sungai sebagai Sistem Pendukung Tol Laut, Revitalisasi KTM Rawa Pitu khususnya infrastruktur jalan, Sistem Resi Gudang, dan Industri Pengolahan Beras (Rice Milling Plant), dan semua hasil penyerapan aspirasi dari masyarakat mereka setuju dan mendungkung, hal tersebut, terungkap pada saat Musrenbang tingkat Kecamatan,” Kata Dia.

Disamping itu ia juga mengharapkan Pemerintah Provinsi dapat mendukung dan memfasilitasi Revitalisasi Kawasan Industri Pertambakan, Revitalisasi Pusat Perdagangan baik skala regional maupun yang berskala lokal, Pembangunan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan, Bantuan Sarana dan Prasarana Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Stap Ahli Bidang Pembangunan, Fahri Darminto, yang mewakili Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, dan tentunya Bupati dan Wakil Bupati Tuba, Sekda Tuba, Ketua DPRD Tuba, Kapolres Tuba, Dandim 0426 TB, serta seluruh Pejabat Eselon I, II, dan III, dan juga beberapa Ormas Kepemudaan. (saidi)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *