64 views

PAN Plot Hendriwansyah Lawan Hanan

HARIANFOKUS.COM- Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tulangbawang memastikan tidak akan mengusung incumbent (Hanan A Rozak) pada pilkada mendatang. PAN memplot kadernya Hendriwansyah untuk menjegal estafet kepemimpinan Hanan.

Hendriwansyah yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Tuba dan Wakil Ketua DPRD Tuba bersedia menjadi wakil bupati, asalkan Heri Wardoyo atau Frans Agung MP bersedia menjadi pasangannya untuk nomor satu.

Saat diwawancarai harianfokus.com, Hendriwansyah membenarkan jika dirinya sudah mendapat restu dari PAN untuk maju pilkada sebagai wakil bupati.

“Orang nggak punya partai saja mau mencalonkan diri, apalagi kita mempunyai partai tentu tidak akan melewatkan momemtum pesta demokrasi ini. Dan saya didukung penuh kader PAN,” kata dia, kemarin (31/3).

Menurut pria yang akrab disapa bung Hen ini, menjabat sebagai Ketua DPD PAN dan wakil rakyat merupakan modal yang besar untuk bertarung di eksekutif.

“Jika Heri Wardoyo tidak berpasangan lagi dengan Hanan maka saya siap menjadi wakil beliau, demikian juga dengan Frans. Artinya untuk saat ini posisi politik di Tuba masih sangat cair, kita lihat nanti seperti apa perkembangannya,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Bapilu PAN Tuba, Arif Budimana Suralaga mengatakan dengan majunya Hendriwansyah yang merupakan putra daerah Tuba akan menambah panasnya pertarungan politik di Pilkada Tuba.

“Kami secara internal kepartaian sudah membentuk tim pemenangan, dan kami sudah mimiliki calon wakil Bupati Tuba, yakni Hendriwansyah. Kalaupun nantinya ada yang mengajak berpasangan sebagai Bupati dengan syarat yang kami ajukan, maka nama Heri Wardoyo, Syarnubi, atau Frans Agung Mula Putra, yang akan kami pilih,” ujarnya.

Menurut dia, kader PAN memiliki kans besar untuk memenangkan Pilkada Tuba. Apalagi diketahui semua partai belum mengeluarkan rekomendasinya untuk mengusung incumbent.

“Kami optimis melihat secara politik yang berkembang, bahwa partai besar belum mendukung incumbent dan kami yakni Hendriwansyah dapat memenangkan kontestasi politik ini. Dia adalah pemimpin yang merakyat dan tidak dapat diperintah perusahaan,” tandasnya. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *