50 views

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Tuba Gelar Pawai Budaya

HARIANFOKUS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang menggelar pawai budaya, Kamis (11/8). Lounching pawai budaya dimaksudkan untuk mensosialisasikan Pilkada Tuba yang akan digelar pada tahun mendatang berbarengan dengan empat daerah lainnya di Lampung, Februari 2017.

1
Salah satu pertunjukan dalam pawai budaya di Kabupaten Tulangbawang.

Dengan adanya pawai budaya tersebut, selain bertepatan dengan peringatan HUT RI Ke 71, pawai budaya juga diharapkan mampu mencairkan situasi politik di Tuba.

“Pawai budaya ini menggambarkan pentingnya demokrasi yang bermartabat, tanpa adanya konflik yang biasanya terjadi pada saat perhelatan pesta demokrasi,” kata Ketua KPU Tuba Reka Punnata disela-sela pergelaran pawai budaya.

Rangkaian proses kegiatan tersebut peserta pawai dibagi menjadi dua kategori. Yakni, pertama meliputi peserta dari 15 Kecamatan Se-Tuba dan tiap Kecamatan mengirimkan sedikitnya 40 peserta pawai budaya, dan kategori kedua berasal dari para pelajar SLTA, baik itu dari sekolah negeri maupun swasta. Selain itu, ikut juga perwakilan dari peserta pilkada yakni perwakilan dari partai politik sebanyak 20 peserta setip parpolnya.

Hadir dalam pawai budaya itu, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro, DKPP Pusat Saut Hamonangan Sirait, Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah serta jajaran penyelenggara pemilu di Lampung.

Sementara Gubernur Lampung M Ridho Fircardo tidak dapat hadir. Dia diwakili Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Theresia Sormin, Bupati Tuba Hanan A Rozak yang diwakili oleh Sekdakab Tuba Sobri, Ketua TP PKK Tuba Erna Suud Hanan dan Forpimda di Kab. Tuba.

2
Ketua KPU RI Juri Ardiantoro didampingi Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono.

Reka menyampaikan, Pilkada di Tuba nantinya diharapkan menjadi contoh pesta demokrasi didaerah lain. Sehingga, diharapkan kerja sama baik dari peserta pemilu maupun seluruh elemen masyarkat untuk menjunjung tinggi etika dan budaya demokrasi.

“Oleh sebab itu sebagai motivasi keyakinan KPU Tuba, menyambut pilkada serentak 2017 maka diadakanlah pawai budaya, dan dirangkai dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Seperti penandatanganan prasasti bangunan kantor KPU Tuba yang telah di hibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tuba untuk Kantor KPU, serta dilanjutkan dengan penyematan, slempang kepada Duta Demokrasi Pilkada 2017 Tuba,” terang Reka.

Dilanjutkan Ketua KNPI Tuba ini, pilkada bersih yang beretika, berbudaya di Kabupaten Tuba harus benar-benar dapat terwujud dan bebas dari catatan merah seperrti pada pilkada sebelumnya.

“Pilkada Tuba selalu menjadi catatan buruk, baik itu di Tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional. Penyelenggaranya selalu bermasalah dalam penyelenggaraan pilkada. Oleh sebab itu, pada pilkada kali ini kami KPU Tuba melibatkan semua unsur bahkan hingga kecamatan, semua itu tujuanya ialah bertekad mewujudkan dan mengembalikan kepercayaan publik, dan pengemasanya melalui pawai kebudayaan,” tegasnya.

2Dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung suksenya acara tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh steakholder yang sudah menyuguhkan berbagai budaya, baik budaya lokal maupun budaya nusantara, semoga apa yang dilakukan ini mampu memberikan semangat motivasi dan warna-warni indah bagi Pilkada Kabupaten Tuba yang bersih dan berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Theresia Sormin mengatakan, bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik berjalannya kegiatan pawai budaya sebagai bentuk optimalisasi pilkada.

“Sebagaimana diketahui, pada tahun 2017 mendatang, Provinsi Lampung akan mengadakan pilkada serentak di lima kabupaten. Salah satunya, Tulangbawang untuk itu diharpkan dapat berjalan dengan maksimal dan sukses sesuai azas demokrasi,” kata dia.

Ketua KPU RI Juri Ardiantoro, mengatakan bahwa ia sangat berkesan, dengan adanya serangkaian acara yang di prakarsai oleh KPU Kabupaten Tuba. Apalagi saat penampilan parade budaya yang menampilkan beragam kebudayaan masyarakat kabupaten Tuba yang sangat ragam.

“Kemajemukan, keragaman itu menjadi bagian dari kekayaan kebudayaan masyarakat Tuba. Dan hal ini penting, sebab berkaitan dengan plkada yakni semua warga yang telah memenuhi syarat wajib menentukan hak pilihnya,” ungkapnya.

Dia berharap Pilkada Tuba benar-benar berjalan secara demokratis dan penyelenggara dapat menjaga integritasnya serta bekerja secara profesional.

“Selain pilkada, ada pula pilpres, pilgub dan pileg. Nah, jadilah peserta dan penyelenggara yang baik,” tandasnya. (saidi)

 

 

 

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *