70 views

Kejari Tuba Didesak Usut Proyek Jalan Talang Buah

HARIANFOKUS.com – Skandal proyek ruas jalan Talang Buah, Tulangbawang menjadi buah bibir dan mendapat perhatian serius semua kalangan. Hal ini tidak lepas dari buruknya pekerjaan proyek yang menelan anggaran dari APBD Tuba 2016 senilai Rp 4 M.

Pihak rekanan (Gunawan) terkesan buang badan dan menuding balik Dinas PU Tuba yang tidak becus dalam perencanaannya. BACA: www.harianfokus.com/2017/02/23/rekanan-tuding-dinas-pu-tuba-tak-becus/

Ketua LSM Gesit (Generasi Kreatif) Tuba, Hendri Jaya menyayangkan sikap kontraktor yang menuding pihak Dinas PU atas rusaknya proyek yang baru dilakukan serah terima beberapa bulan terakhir ini.

“Pihak rekanan bisa menolak geh, atau ajukan keberatan, sanggahan. Pada panitia lelang ketika kita sudah melihat RAB nya” jelas Hendri, Jum’at (24/2).

Menurut dia berdasarkan UU RI Nomor 38/2004 Tentang Jalan Pasal 1 ayat 11. Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan;  ayat12: Pembangunan jalan adalah kegiatan pemograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan; ayat.13. Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pembangunan jalan.

“Dan ayat14 yakni Penyelenggara jalan adalah pihak yang melakukan pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan jalan sesuai dengan kewenangannya,”ungkapnya,

Selain itu, menurut dia kontraktor tidak dapat buang badan atau lari dari tanggung jawab atas kasus tersebut.

“Untuk itu, Kejari agar melakukan pemanggilan antara kedua belah pihak agar persoalan tersebut teranh benderang,” ungkapnya. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *