24 views

Modal Ronda Belum Cukup Maju Pilgub

HARIANFOKUS.com – Keinginan Ketua DPW Partai NasDem Lampung, Mustafa untuk maju pemilihan Gubernur Lampung tahun depan dinilai hanya mengikuti nafsu syahwat politiknya saja. Pasalnya, Mustafa yang baru menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah dinilai belum memiliki terobosan dalam membangun kabupaten terluas di Lampung ini.

Program ronda malam yang digaungkan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Tengah ini juga disinyalir hanya sebatas pencitraan saja.

“Kalau hanya modal “ronda” ala Lamteng ya sulit. Karen gemanya harus mengena ke seantero provinsi,” kata pengamat politik Unila, Tony Wijaya, Jum’at (7/4).

Namun demikian sambung, Tony keterpilihan kepala daerah yang lihai melakukan pencitraan cukup besar karena prestasi tanpa publikasi akan dilindas oleh pencitraan.

“Walau pahit itu kenyataan, hampir di semua daerah bukan cuma Lampung,” ujarnya.

Sementara Robi Cahyadi yang juga pengamat politik Unila menyampaikan, secara matematis dimungkinkan Pilgub Lampung 2018 diprediksi ada 4 pasang calon dari jalur parpol.

“PDIP menjadi satu-satunya parpol yang bisa mengusung calon sendiri, sehingga PDIP kemungkinan menjadi magnet kuat untuk menarik parpol lain untuk merapat dalam koalisi. Siapa calon ketua DPD PDIP Prov Lampung nanti akan turut menentukan siapa calon gubernur yang diusung oleh PDIP,” ujarnya.

Diterangkannya, petahana M Ridho yang juga Ketua DPD Partai Demokrat berpeluang untuk berduet kembali dengan Bachtiar Basri yang saat ini menjadi Ketua DPW PAN Lampung.

“Koalis Demokrat dan PAN sudah cukup, tinggal ditambah beberapa parpol pengusung Ridho di pilgub yang lalu,” ungkapnya.

Sementara, Golkar yang mendorong Arinal Djunaidi berhadapan dengan Ridho mempunyai kans berpasangan dengan Mustafa.

“Hanura dan PPP tinggal menunggu, sedangkan PKB mempunyai peluang untuk mengajukan calon juga,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *