31 views

ZEBE Gelar Weekend Discussion di Lamban Kuning

HARIANFOKUS.com – Merasa prihatin dengan kondisi pendidikan di Lampung yang mulai tergerus akan tata krama dan adat istiadat. ZEBE Center mengadakan Weekend Discussion ‘Kita Bangun Lampung Bersama’ dengan tema Pentingnya Tata Krama dan Adat Istiadat Dalam Pembangunan yang dihadiri Mantan Kapolda Lampung Irjen Pol Ike Edwin, Kepala Taman Budaya Lampung Suslina Sari dan Pengamat Pendidikan dari Jakarta yang juga Ketua Yayasan Prasetia Mandiri. Rifa Ariani, di Bandarlampung, Sabtu (23/09).

Ketua Panitia Kegiatan Danre mengatakan, alasan tema yang diusung kali ini dikarena tata krama, adat istiadat pendidikan di Lampung sudah tergerus jaman.
“Karena banyak anak-anak yang hilang adat ketimuran padahal itu suatu tindakan yang besar dalam kehidupan kita,” kata dia. Wacananya diskusi ini akan terus digelar di Lampung. “Ini diskusi setiap Sabtu dan ini perdananya di Lampung,” ucapnya.

Kepala Taman Budaya Lampung, Suslina Sari mengatakan, orang hebat itu bukan karena pendidikannya, namun karena karakternya.

“Namun yang namanya pendidikan itu harus ditempuh sampai manapun dan kapanpun, seperti pepatah, ‘Belajarlah sampai Negeri Cina’. Filosofi orang Cina sangat orang biasa,” kata dia.

Jika perpaduan antara pendidikan dan karakter disatukan, maka hasilnyasangat luar biasa, pendidikan kata dia, segala-galanya, pun tata krama yang harus dijaga.

“Tata krama itu berawal dari diri dan keluarga kita, contoh di rumah kakak menegur adik untuk belajar, sedangkan kakaknya tidak belajar, maka tata krama itu harus dikenal, dipahami dan diterapkan,” imbuhnya. Ia menuturkan, bagaimanapun yang lebih tua harus menjadi panutan bagi yang muda, yang tua menyayangi yang muda dan itu wajib dilaksanakan. “Dan pembentukan karakter harus dibarengi dengan penerapan,” ucapnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *