24 views

ASN dan Aparat Pekon di Pesibar Ikut Kampanye

HARIANFOKUS.com – Dugaan pelanggaran terus dilakukan oleh pasangan calon Arinal-Nunik, salah satunya dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan aparat pekon untuk mencari simpati kepada masyarakat.

Bahkan, dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh paslon nomor urut tiga ini bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM ).

Di Kabupaten Pesisir Barat, Panwaskab setempat menemukan dugaan pelanggaran yang diduga melibatkan ASN. Tepatnya pada hari Jumat (2-3) di Kecamatan Krui Selatan, terdapat pertemuan antara tim relawan Arinal-Nunik.

“Pertemuan tersebut dilakukan di rumah Irhasan. Terdapat dugaan keterlibatan ASN (Guru) dalam acara pertemuan tersebut A.n Zuhry, nama Zuhry terdapat di absensi kehadiran peserta. Namun Zuhry tidak terlihat berada dilokasi,” kata Kordiv. Penanganan pelanggaran Panwaskab Oesibar, Abd. Kodrat, Minggu (4-3) malam.

Dihari yang sama tim relawan juga melakukan pertemuan di Kecamatan Krui Selatan, hasil dari pengawasan tersebut sambung Abd.Kodrat, adalah diduga terdapat kerterlibatan Aparatur Pekon atau Pemangku Pekon yang terdapat pada acara pertemuan A.n Deni.

“Tindakan yang dilakukan oleh Panwaskab dan Panwascam adalah melayangkan surat klarifikasi untuk dimintai keterangannya pada tanggal 05 Maret 2018 (proses),” terang dia.

Dihari selanjutnya, Sabtu (3-3) di Kecamatan Lemong Pekon Penengahan, terdapat pertemuan antara tim relawan Arinal-Nunik. Pertemuan dilakukan dikediaman M Tozi Dinat yang merupakan penyelanggara (PPDP) dan Aparatur Pekon Penengahan (Kadus).

“Setelah dilakukan konfirmasi oleh Panwascam, yang menjadi tim relawan adalah istri dari Tozi Dinat A.n Ibu Wenda Sartika. Namun yang bersangkutan ikut bercimpung dalam acara tersebut,” ucapnya.

Dihari yang sama, Panwaskab juga menemukan dugaan pelanggaran di Kec. Karya Penggawa yang diduga dilakukan oleh paslon yang sama, yakni paslon yang diusung Golkar dan PKB.

“Dihari Sabtu juga terdapat pertemuan antara tim relawan Arinal-Nunik di Kediaman Ijal. Acara pertemuan dilanjutkan di Pekon Way Sindi Hanuan di Kediaman Hakim. Pada acara pertemuan tersebut tidak terdapat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh tim relawan,” imbuh aktivis HMI ini.

Selanjutnya terdapat pertemuan antara tim relawan Arinal-Nunik di Kecamatan Way Krui Pekon Pajar Bulan di Kediaman Bedi Hotavia. Pada acara pertemuan tersebut tidak terdapat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh tim Relawan.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *