7 views

Dugaan Pelanggaran MTRH Diputus Tak Memenuhi Unsur

HARIANFOKUS.com – Dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah pada saat acara Pengajian Tabligh Akbar Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) atas temuan Panwaslu Kota Bandarlampung kini menemui titik terang. Tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang terdiri dari Panwaslu Kota Bandarlampung, Kejari Bandarlampung dan Polresta Bandarlampung telah memutuskan dugaan tersebut tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran pidana pemilihan dan tidak ditindaklanjuti ke tahap penyidikan.

Ketua Panwaslu Kota Bandarlampung, Candrawansah mengatakan berdasarkan hasil klarifikasi terlapor Nasharuddin atau yang biasa disapa Ust Diding dan saksi-saksi untuk dimintai keterangan tambahan pada pekan lalu tim Gakkumdu menyimpulkan tidak memenuhi unsur.

“Hari ini yaitu hari ke-5 sejak temuan tersebut diregistrasi sesuai jangka waktu prosedur penanganan pelanggaran, sudah diputuskan kasus tersebut tidak memenuhi unsur, ucap Candrawansah, Senin (5-3).

Yahnu Wiguno Sanyoto, yang juga merupakan Kordiv Penindakan Pelanggaran mengatakan, kampanye yang dimaksud dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 dimaknai sebagai upaya menawarkan visi misi program Pasangan Calon dan/atau informasi lainnya yang bertujuan mengenalkan atau meyakinkan pemilih.

“Sementara pada kegiatan Majelis Taklim Rachmat Hidayat yang digelar di Masjid Al-Furqon pada 26 Februari 2018 yang lalu tidak ditemukan unsur/muatan kampanye,” tambah Yahnu usai rapat koordinasi Sentra Gakkumdu di Kantor Panwaslu Kota Bandarlampung, Di Jalan Patria No 26.

Dengan putusan tersebut, maka kasus dihentikan dan tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan oleh Tim Sentra Gakkumdu Kota Bandarlampung.

“Jadi pasal-pasal yang disangkakan tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran pidana pemilihan. Oleh karena itu, kasus tersebut tidak ditindaklanjuti ke tahap penyidikan,” terang dia.

Untuk diketahui, pada hari Kamis (1-3) Panwaslu memanggil Sdr. Nasharuddin selaku terlapor kasus dugaan kampanye di tempat ibadah seperti yang viral tersebar foto beliau menunjukkan simbol “vis” yang mengingatkan kita pada Paslon Gubernur/Wakil Gubernur nomor urut 2. Hal itu terlihat dalam foto ketika Eva Dwiana selaku Ketua Majelis Taklim Rachmat Hidayat sedang menyampaikan sambutan pada acara tersebut.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *