88 views

Bawaslu Lampung Tegaskan Putusan Sesuai Prosedur Dan Tak Ada Gratifikas

HARIANFOKUS.com- Spekulasi liar bermunculan usai putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung menganulir pencalonan serta perolehan suara Paslon Eva Dwiana – Deddy Amarullah di Pilwakot Bandarlampung.

Tudingan pada Bawaslu Lampung yang diduga mendapatkan gratifikasi atas putusan tersebut, dibantah dengan tegas oleh Bawaslu Lampung.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menyatakan bahwa penangan pelanggaran TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif) dilakukan secara terbuka atau tidak ditutup-tutupi.

“Penanganan pelanggaran TSM dilakukan secara terbuka dan disiarkan secara live jadi semua proses persidangan bisa dilihat oleh semua masyarakat,” ungkap Khoir, Rabu (13/1).

Soal adanya dugaan gratifikasi terkait putusan tersebut, Khoir memastikan bahwa tidak ada.

“Tidak ada gratifikasi dalam pengambilan keputusan Bawaslu, semua dilakukan melalui prosedur yang seharusnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, meminta aparat penegak hukum untuk menyelidij motif putusan tersebut.

“Saya meminta aparat kepolisian menyelidiki dibalik putusan ini. Apa betul secara personal anggota Bawaslu Lampung ini bertintegritas dan profesional? Jangan sampai dalam putusan tersebut ada muatan lain,” ungkap Sekretaris DPD PDIP Lampung ini.

Menurut dia, putusan Bawaslu Lampung yang menganulir Eva-Deddy, sangat melukai masyarakat Bandarlampung yang telah memilihnya.

“Jangan sampai putusan tersebut mencederai proses demokrasi di Bandarlampung,” tandasnya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *