94 views

Wabup Lamteng Pernah Janji Begini

HARIANFOKUS.com – Aksi mengabaikan bahkan terang-terangan melanggar prokes yang dilakukan Wabup Lamteng, Ardito Wijaya, terus menjadi perbincangan publik. Bukan hanya di tingkat daerah, namun juga sudah menjadi bahasan di tingkat nasional.

Desakan agar Mendagri Tito Karnavian menjatuhkan sanksi bagi wakil bupati kelahiran 23 Januari 1980 itu juga menggelinding dari Gedung DPR Senayan.

Seperti diketahui, Ardito Wijaya dengan santainya bernyanyi dan berjoget dengan belasan warga saat hadir pada hajatan salah satu warga Lempuyang, 20 Juni lalu. Tanpa masker, sambil cengengesan, suami Indria Sudrajat itu berbaur dengan emak-emak yang asyik berjoget tanpa menjaga jarak.

Tak hanya itu. Sang ajudan juga membagi-bagi uang alias nyawer pada emak-emak yang berjoget. Yang membuat mereka makin bersemangat karena mendapat “cis” dari wabup. Dan sebelum kembali naik ke panggung, dengan percaya dirinya ayah dua anak ini memberi salam ciuman pada warga yang memvideokan.

Tak ayal, aksi Ardito yang mengabaikan prokes, menuai hujatan. Bahkan ia dilaporkan ke Polda Lampung oleh Habibi, ketua Perindo Lamteng, atas perilakunya tersebut.

Dipastikan Ardito akan berurusan dengan penegak hukum. Kapolda Lampung telah menegaskan pihaknya akan memproses pelaporan Habibi.
Lalu sebenarnya apa motivasi pria berlatarbelakang dokter umum lulusan Universitas Trisakti Jakarta 1998 itu menjadi wakil bupati? Berdasarkan data Model BB2KWK yang diserahkan Ardito kepada KPU Lamteng saat pencalonan, diuraikan motivasinya maju pilkada sebagai pasangan Musa Ahmad.

Dokter yang terakhir sebagai ASN menjabat Kabid P2PL Dinas Kesehatan Lamteng itu, menulis motivasinya menjadi wabup adalah wujud dedikasi dalam pengabdian yang lebih universal dalam tata kelola pelayanan publik, guna menjadikan Lamteng yang lebih baik lagi di kemudian hari.

Ardito yang pernah aktif di AMPI, KONI, PSSI Metro dan Karang Taruna Metro ini juga memasang target atau janjinya sebagai wakil bupati. Apa janji yang menjadi sasarannya sebagai orang kedua di Pemkab Lamteng?

Mengacu pada surat pernyataan yang ditandatanganinya diatas materai tertanggal 4 September 2020 dan bersedia dipublikasikan ke masyarakat, Ardito menuliskan janjinya. Yaitu melakukan percepatan pembangunan/perbaikan infrastruktur jalan rusak, melakukan percepatan reformasi good governance tata kelola pelayan publik.

Tak hanya itu. Sebagai seorang dokter, Ardito juga menuliskan janjinya untuk melakukan peningkatan pelayanan layanan kesehatan dan menyediakan ketersediaan dokter di setiap unit layanan kesehatan pemerintah standby 24 jam, serta memastikan tercukupi kesediaan obat-obatan pada setiap layanan fasilitas kesehatan di Lamteng. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *