410 views

Ardito Dinonaktifkan

HARIANFOKUS.com – Acungan jempol layak disampaikan kepada Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad.

Menyikapi aksi wakilnya, Ardito Wijaya, yang melanggar prokes saat hadir dalam acara hajatan di daerah Lempuyang, 20 Juni silam, tindakan berani diambil Musa Ahmad. Yaitu dengan menonaktifkan Ardito dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan setempat selama lima hari kerja alias satu pekan.

Terungkapnya penonaktifan Ardito Wijaya dalam kegiatan Pemkab Lamteng selama lima hari kerja itu disampaikan Musa Ahmad dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi nasional.

Dengan suara bergetar menahan kegeraman atas ulah wakilnya yang bernyanyi dan berjoget dengan belasan warga dalam kerumunan, tidak menjaga jarak dan tanpa memakai masker itu, Musa Ahmad menyatakan penyesalannya yang mendalam atas perbuatan Ardito Wijaya yang juga berlatarbelakang dokter.

Musa Ahmad pun menyampaikan permohonan maafnya mewakili Pemkab Lamteng kepada seluruh masyarakat kabupaten setempat khususnya dan rakyat Indonesia secara umum atas perbuatan pelanggaran prokes sang wakil.

Pernyataan penyesalan atas aksi pelanggaran prokes Wabup Lamteng, Ardito Wijaya, juga disampaikan Gubernur Lampung, Arinal Junaidi.
Arinal menilai, apa yang dilakukan Ardito sangat tidak pantas ditengah keseriusan seluruh jajaran pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Saya sangat menyesalkan apa yang dilakukan wakil bupati Lampung Tengah itu. Apalagi dia kan seorang dokter. Kita di Lampung ini sedang banyak persoalan dalam menangani penyebaran covid-19, jangan nambah-nambah persoalan,” kata Gubernur Arinal dengan nada tinggi.

Kasus pelanggaran prokes oleh Wabup Ardito Wijaya yang juga Ketua PKB Lamteng ini telah dilaporkan ke Polda Lampung oleh Ketua Perindo Lamteng, Habibi. Pihak polda mengaku tengah memproses pelaporan tersebut guna ditindaklanjuti. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *