94 views

GAGAK Kembali Patok Nunik

HARIANFOKUS.com – Aksi massa menyoal indikasi keterlibatan Wagub Lampung, Chusnunia Chalim, dalam kasus proyek PUPR Lampung Tengah dan mahar politik yang berujung divonisnya mantan Bupati Mustafa selama 4 tahun, tampaknya belum berakhir.

Menyusul aksinya Rabu (8/9) pekan silam dengan menggelar demo di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, elemen mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Ganyang Koruptor alias GAGAK, Kamis (16/9) siang besok diagendakan akan kembali “mematok” Nunik -panggilan beken Wagub Chusnunia Chalim.

Melalui leaflet yang beredar di berbagai group whatsapp, GAGAK menunjukkan keseriusannya untuk meneruskan aksinya mematoki politisi wanita yang juga ketua DPW PKB Lampung itu.

Elemen mahasiswa tersebut menyebut aksinya Kamis siang besok itu sebagai Aksi Jilid 2 dengan tema Geruduk DPP PKB dan KPK RI.

Pada leaflet yang juga terpasang foto Nunik dalam pakaian kebesaran sebagai Wagub dengan diimbuhi tulisan: Kanjeng Ratu Chusnunia Chalim Tidak Kebal Hukum, dijelaskan aksi demo akan digelar mulai pukul 13.00 sampai dengan selesai. Dengan titik aksi di kantor DPP PKB dan Gedung KPK RI.

Lalu apa materi yang diusung GAGAK dalam patokan kedua kalinya ini ke Nunik? Masih menurut leaflet yang beredar, elemen mahasiswa Lampung ini menyebut KPK hebat tersangkakan Kanjeng Ratu Chusnunia Chalim Wagub Lampung, karena sesuai fakta persidangan telah menerima 1 M dari terdakwa kasus korupsi fee proyek PUPR Lampung Tengah, Mustafa.

GAGAK juga menuliskan agar KPK segera tersangkakan Kanjeng Ratu Chusnunia Chalim Wagub Lampung dalam kasus mahar politik dari terdakwa Mustafa.

GAGAK mengingatkan, KPK tidak boleh tebang pilih, segera tersangkakan penikmat uang haram korupsi.

Juga mengingatkan DPP PKB sebagai partai politik tempat Nunik bernaung, wajib menindak tegas kader yang diduga terlibat korupsi.

Seperti diketahui, sekelompok mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Ganyang Koruptor (GAGAK), Rabu (8/9) pekan lalu, telah melakukan aksi di depan Gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mereka meminta KPK segera menjadikan Wagub Chusnunia Chalim sebagai tersangka pada dugaan keterlibatannya pada proyek PUPR Lampung Tengah.

“KPK sudah selayaknya segera tersangkakan (Kanjeng Ratu) Wagub Lampung Chusnunia Chalim, karena sesuai fakta persidangan, ia menerima 1 Milyar dari hasil korupsi proyek Dinas PUPR Lampung Tengah,” ucap Toby Fransisco selaku koordinator aksi, Rabu (8/9) lalu.

Ia menyatakan, KPK tidak boleh tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. Fakta persidangan menunjukkan indikasi kuat keterlibatan ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung tersebut dalam proyek PUPR Lampung Tengah.

“Di depan hukum semua sama. Tidak melihat jabatannya apa. Kalau salah ya salah, apalagi mengindikasikan perilaku koruptif. KPK hebat bila tersangkakan Chusnunia Chalim,” lanjut Toby.

Bakal muluskah aksi GAGAK mematok Nunik kedua kalinya Kamis siang besok? Sebuah sumber menyatakan sampai Rabu (15/9) malam, beberapa elemen masyarakat yang pernah terlibat dalam aksi menyoal Nunik pada kasus yang melibatkan Mustafa ini, mengaku belum bisa memastikan.

“Kita belum dapat info siapa saja yang akan turun pada aksi jilid 2 GAGAK itu. Ya kita lihat aja bagaimana perkembangannya besok siang,” ujar seorang aktivis yang pernah terlibat dalam aksi demo di KPK pada awal Agustus silam. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *