0 views

Hanan Lepas Poktan Ikuti Penangkaran Beni Padi

HARIANFOKUS.com-Bupati Tulangbawang Hanan A Rozak, melepas sebanyak 10 orang yang merupakan perwakilan dari beberapa Kelompok Tani, untuk mengikuti pelatihan penangkaran benih padi yang dilaksanakan di Bogor (kampus IPB), Selasa (13/9).

Adapun 10 orang tersebut, 6 orang berasal dari Kecamatan Rawapitu, 3 orang dari Rawa Jitu Selatan dan 1 orang merupakan penyuluh pertanian, dan pelepasan tersebut bertempat di Rumah Dinas Bupati Tuba.

Perlu diketahui, petani yang dikirim merupakan hasil seleksi dari masing-masing kelompok tani, dan akan dilatih oleh IPB untuk melakukan penangkaran benih jenis atau varietas unggulan yang merupakan hasil penelitian dari IPB yang cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Tuba.

Dijelaskan, sebelumnya para peneliti dari IPB telah melakukan survey langsung ke beberapa wilayah pertanian di Tuba untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian di Kabupaten Tuba.

Pada kesempatan itu, Bupati Tuba, Hanan A Rozak berpesan kepada para peserta agar sungguh-sungguh mengikuti seluruh tahapan pelatihan tersebut. Karena kesempatan pelatihan merupakan kesempatan emas bagi Kabupaten Tuba, mengingat dari seluruh kabupaten yang ada, hanya ada 4 kabupaten yang dipilih oleh IPB untuk mengembangkan varietas.

“Karena selanjutnya IPB juga akan melakukan pendampingan teknis langsung di lapangan pada saat proses penangkaran berlangsung, jadi ilmu itulah yang harus di serap dan di tularkan di Kabupaten Tuba nantinya,” harap Hanan.

Tak lupa Hanan juga menyampaikan bahwa para penangkar membutuhkan keahlian yang khusus dan lebih dari petani biasa, maka dari itu di pilihnya petani Tuba oleh pihak IPB selain melihat potensi pertanian Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur yang baik, juga karena kemampuan dan semangat juang petani Tuba cukup besar sehingga hal tersebut merupakan pertimbangan IPB memilih Kabupaten Tuba menjadi salah satu dari 4 Kabupaten se-Indonesia untuk melakukan pengembangan varietas ini.

“Jika sudah demikian, coba pertahankan, dan bila perlu tingkatkan kemampuan, sebab hal ini merupakan salah satu langkah terobosan untuk Pemerintah Kabupaten Tuba dengan bekerjasama dengan IPB sebagai perguruan tinggi yang notabene sebagai perguruan tinggi penghasil peneliti yang telah terbukti handal dengan hasil penelitian terutama di bidang pertanian,” jelas Bupati Tuba.

Maka dari itu, Bupati Tuba, Hanan A Rozak mengharapkan kedepan agar sepulangnya dari pelatihan, para peserta dapat mengaplikasikan apa yang telah diterima selama pelatihan dan dapat menularkan pengetahuannya kepada petani lain.

“Sehingga lebih jauh diharapkan Kabupaten Tuba dapat menjadi salah satu Sentra Benih Padi secara tingkat Nasional, dan menjadi Kabupaten percontohan dari daerah-daerah lain di Indonesia,” beber Hanan.

Berkaitan, pada kesempatan itu pula, Hanan meminta agar Badan Usaha Milik Kampung, Bumkam atau Bumakam yang ada dapat mengambil peran dalam hal mengelola secara bisnis hasil penangkaran benih itu nantinya.

“Artinya bahwa Bumkam dan Bumakam yang ada diharapkan dapat menampung hasil panen benih dari petani untuk kemudian diproses dan dikemas secara baik sehingga dapat dipasarkan dengan hasil yang lebih menguntungkan,” ucap Bupati Tuba.

Dengan sinergisitas antara petani penangkar dan Bumkam atau Bumakam, lanjut Bupati Tuba, ia yakin kesejahteraan petani, khususnya penangkar benih, tarap kehidupannya dapat meningkat dan terutama pendapatan Kampung juga meningkat.

“Ini salah satu bukti kesungguhan Pemerintah Tuba dalam terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, karena Penghasilan petani penangkar jelas lebih besar dari penghasilan petani biasa, artinya bahwa jika benih yang dihasilkan dikelola secara bisnis dan profesional oleh Bumkam dan Bumakam yang ada, artinya secara langsung pendapatan petani meningkat dan Pendapatan Kampung juga pasti meningkat karena keuntungan Bumkam dan Bumakam merupakan salah satu pendapatan kampung, yang pada akhirnya masyarakat sejahtera,” tukas Hanan Penuh Harapan. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *